Kebiasaan Buyer yang Sering Diabaikan Seller Jelang Ramadhan – digifolium.com. Menjelang Ramadhan, banyak seller marketplace berharap penjualan ikut naik. Sayangnya, tidak sedikit yang justru kecewa karena omzet tidak bergerak signifikan. Padahal produknya bagus, harga bersaing, dan demand pasar sedang tinggi.
Masalahnya sering kali bukan di produk, tapi di kurangnya persiapan Ramadhan dan ketidakpahaman terhadap kebiasaan pembeli marketplace.
Faktanya, perilaku pembeli di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada mulai berubah bahkan sebelum Ramadhan dimulai. Seller yang memahami pola ini dan mempersiapkan toko lebih awal akan punya peluang panen jauh lebih besar.
Berikut adalah kebiasaan pembeli yang sering diremehkan seller menjelang Ramadhan, padahal sangat menentukan performa penjualan.
Pembeli Ramadhan Belanja dari Jauh-Jauh Hari
Pembeli Ramadhan Belanja dari Jauh-Jauh Hari
Kesalahan paling umum seller adalah menunggu Ramadan benar-benar dimulai. Padahal, pembeli justru mulai:
riset produk
membandingkan harga
menyimpan produk ke wishlist
checkout lebih awal
Alasannya sederhana: menghindari kehabisan stok dan overload pengiriman saat puncak Ramadan.
Jika toko dan iklan baru aktif ketika Ramadhan sudah berjalan, algoritma marketplace belum sempat mengenali produk secara optimal.
Inilah kenapa persiapan Ramadhan harus dimulai lebih awal.
Pembeli Lebih Percaya Toko yang Terlihat Siap Ramadhan
Pembeli Lebih Percaya Toko yang Terlihat Siap Ramadhan
Saat Ramadan, pembeli cenderung memilih toko yang terlihat profesional dan siap melayani lonjakan order. Hal ini terlihat dari:
banner dan dekorasi toko bertema Ramadhan
tampilan toko rapi dan konsisten
foto produk yang meyakinkan
Toko yang tidak dipersiapkan akan kalah, meskipun harga lebih murah.
Review dan Performa Produk Jadi Penentu Utama
Review dan Performa Produk Jadi Penentu Utama
Menjelang Ramadhan, pembeli menjadi lebih selektif. Mereka membaca review, melihat foto real pembeli, dan mengecek performa produk sebelum checkout.
Tanpa histori performa yang kuat, produk akan sulit menang di momen persaingan tinggi.
Karena itu, iklan tidak bisa dijalankan dadakan. Performa produk perlu dibangun sebelum Ramadhan tiba.
Pembeli Tidak Menunggu Produk yang Sulit Ditemukan
Di momen Ramadhan, pilihan produk sangat banyak. Jika produk tidak mudah ditemukan di pencarian atau halaman kategori, pembeli akan langsung berpindah ke toko lain.
Optimasi SEO marketplace dan iklan menjadi kunci agar produk tetap muncul di momen traffic tinggi.
Promo Besar Tidak Akan Efektif Tanpa Persiapan
Diskon dan campaign Ramadhan hanya akan bekerja maksimal jika:
stok siap
pengiriman lancar
tampilan toko profesional
iklan sudah teruji
Tanpa persiapan matang, promo justru berpotensi boncos.
Kenapa Banyak Seller Gagal Panen Ramadhan?
Karena masih banyak yang:
baru mulai optimasi saat Ramadan berjalan
menyalakan iklan tanpa data
tidak menyiapkan dekorasi toko
mengandalkan insting, bukan sistem
Marketplace bekerja dengan algoritma yang membutuhkan waktu dan konsistensi.
Solusi Persiapan Ramadhan: Optimasi & Iklan Marketplace Bersama Digifolium
Digifolium hadir membantu seller menyiapkan toko sejak sebelum Ramadhan, bukan sekadar ikut ramai saat event sudah berjalan.
Layanan Digifolium meliputi:
Optimasi & dekorasi toko marketplace
Manajemen iklan Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada
Strategi campaign Ramadan berbasis data
Analisis performa produk untuk scaling omzet
Kami fokus membangun sistem agar toko siap menghadapi lonjakan traffic dan order saat Ramadhan.
Penutup
Ramadhan adalah momen singkat dengan potensi besar. Seller yang mempersiapkan toko lebih awal, memahami kebiasaan pembeli, dan menjalankan iklan secara strategis akan memiliki keunggulan nyata.
Jika kamu tidak ingin Ramadan tahun ini lewat begitu saja, serahkan persiapan, optimasi, dan iklan marketplace ke Digifolium.
👉 Hubungi Digifolium sekarang dan mulai persiapan Ramadhan dengan strategi yang benar.
Karena di marketplace, yang panen bukan yang paling sibuk, tapi yang paling siap sebelum Ramadhan dimulai.
Rincian Masalah Serius yang Dihadapi Ratusan Seller Marketplace – digifolium.com. Memasuki tahun 2026, dunia marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Tiktok Shop, dan Lazada semakin kompetitif. Jumlah seller terus bertambah, fitur makin kompleks, dan algoritma terus berubah. Sayangnya, di balik peluang besar tersebut, ratusan seller marketplace justru menghadapi masalah serius yang sama—bahkan sering kali tanpa mereka sadari.
Masalah-masalah ini bukan sekadar soal “sepi order”, tapi berkaitan langsung dengan strategi jualan online, pengelolaan toko, hingga efektivitas iklan marketplace. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin bisnis akan jalan di tempat, burnout, atau kalah bersaing.
Berikut adalah rincian masalah serius yang paling sering dialami seller marketplace di 2026, berdasarkan realita lapangan.
1. Terlalu Sibuk Operasional, Tapi Tidak Bertumbuh
Terlalu Sibuk Operasional, Tapi Tidak Bertumbuh
Banyak seller marketplace merasa sibuk setiap hari, tapi omzet tidak naik signifikan. Waktu habis untuk:
👉 Upload produk
👉 Balas chat
👉 Update stok
👉 Urus promo dan campaign
Masalahnya, semua dikerjakan sendiri tanpa sistem dan tanpa tim. Akibatnya, seller kelelahan, tidak sempat evaluasi data, dan tidak fokus ke strategi besar seperti scale up toko marketplace.
2. Iklan Marketplace Jalan, Tapi Tidak Efektif
Iklan Marketplace Jalan, Tapi Tidak Efektif
Iklan Shopee atau iklan marketplace lainnya sudah dinyalakan, saldo terpakai, tapi:
❌ ROAS rendah
❌ Order tidak stabil
❌ Produk tidak naik peringkat
Ini biasanya terjadi karena iklan dijalankan tanpa strategi:
❌ Tidak paham struktur campaign
❌ Tidak disesuaikan dengan margin produk
Tanpa optimasi yang tepat, iklan justru jadi biaya, bukan investasi.
3. Konten Produk Kurang Menjual
Di 2026, konten bukan lagi pelengkap, tapi penentu keputusan beli. Sayangnya, masih banyak seller marketplace yang:
❎ Pakai foto seadanya
❎ Deskripsi produk tidak persuasif
❎ Tidak menyesuaikan dengan algoritma marketplace
Tanpa konten yang tepat, produk sulit bersaing meski harga sudah murah.
4. Tidak Paham Data dan Dashboard Performa
Tidak Paham Data dan Dashboard Performa
Masalah serius lainnya adalah buta data. Banyak seller tidak tau:
❌ Produk mana yang paling profit
❌ Iklan mana yang bocor budget
❌ Kenapa traffic tinggi tapi order rendah
Dashboard marketplace sering diabaikan karena dianggap rumit. Padahal, data adalah dasar untuk:
👉 Mengambil keputusan iklan
👉 Menentukan produk unggulan
👉 Mengatur stok dan promo
Tanpa membaca data, seller hanya mengandalkan perasaan.
5. Tidak Punya Tim dan Masih One Man Show
Masuk 2026, persaingan marketplace sudah bukan level solo player. Seller yang masih:
Desain sendiri 😥
Upload sendiri 😣
Setting iklan sendiri 😔
Akan sangat sulit bersaing dengan toko yang sudah punya tim konten, tim iklan, dan sistem kerja.
Banyak seller sadar butuh tim, tapi:
Tidak tau harus mulai dari mana
Takut biaya membengkak
Tidak punya SOP
Akhirnya, semua tetap dikerjakan sendiri sampai burnout.
6. Strategi Jualan Tidak Update dengan Perubahan Marketplace
Strategi Jualan Tidak Update dengan Perubahan Marketplace
Marketplace terus berubah:
Algoritma pencarian
Sistem iklan
Campaign dan fitur baru
Seller yang tidak update akan tertinggal. Strategi yang efektif di 2024 atau 2025 belum tentu relevan di 2026. Inilah kenapa edukasi dan pendampingan marketplace jadi semakin penting.
Kesimpulan: Masalahnya Nyata, Solusinya Harus Tepat
Masalah seller marketplace di 2026 bukan soal kurang usaha, tapi kurang sistem, strategi, dan support yang tepat. Tanpa evaluasi dan perubahan, seller akan terus terjebak di pola yang sama: sibuk, capek, tapi tidak berkembang.
Di sinilah pentingnya pendampingan profesional, optimasi toko, pengelolaan iklan yang strategis, serta konten yang benar-benar menjual.
Digifolium hadir untuk membantu seller marketplace keluar dari masalah-masalah ini—bukan hanya eksekusi, tapi juga strategi yang berbasis data dan pengalaman lapangan.
Kalau kamu merasa sedang berada di salah satu fase di atas, mungkin ini saatnya berhenti kerja sendirian dan mulai bangun sistem yang benar.
5 Tren Digital 2026 yang Akan Menentukan Arah Bisnis – digifolium.com. Memasuki tahun 2026, lanskap digital tidak lagi sekadar berkembang—tetapi berubah secara struktural. Perubahan perilaku konsumen, kemajuan teknologi, serta model transaksi baru membuat banyak bisnis harus menyesuaikan strategi dengan cepat. Bukan hanya soal mengikuti tren, melainkan menentukan apakah bisnis mampu bertahan dan bertumbuh.
Artikel ini membahas 5 tren digital utama di 2026 yang akan membentuk arah bisnis, pemasaran, dan penjualan online, khususnya bagi brand, UMKM, dan pelaku e-commerce.
Tren 1: Generative AI dan Otomatisasi Menjadi Standar Operasional Bisnis
Tren 1: Generative AI dan Otomatisasi Menjadi Standar Operasional Bisnis
Generative AI (Gen AI) bukan lagi teknologi eksperimental. Di 2026, AI telah bergeser menjadi standar efisiensi bisnis, terutama di level UMKM hingga brand menengah.
Penggunaan AI paling banyak ditemukan pada:
Pembuatan konten pemasaran (copywriting, visual, ide kampanye)
Komunikasi pelanggan otomatis
Pengolahan data dan efisiensi operasional
Data dari Meta menunjukkan bahwa mayoritas UMKM lokal sudah memanfaatkan AI untuk mendukung peluncuran dan pemasaran produk baru. Artinya, AI tidak lagi menjadi keunggulan kompetitif—tetapi baseline capability yang wajib dimiliki.
Bisnis yang tidak mengadopsi otomatisasi berisiko kalah cepat, kalah responsif, dan kalah efisien dibanding kompetitor.
Tren 2: Perubahan Customer Experience ke Arah Percakapan (Conversational Commerce)
Tren 2: Perubahan Customer Experience ke Arah Percakapan (Conversational Commerce)
Customer experience di 2026 semakin bergeser ke platform pesan. WhatsApp, Instagram DM, dan platform chat lainnya kini berfungsi sebagai:
Etalase produk
Kanal konsultasi
Jalur transaksi langsung
Konsumen tidak lagi hanya “bertanya”, tetapi membeli langsung di dalam chat.
Perubahan ini mendorong lahirnya AI Agent sebagai “customer service baru”. Implementasi agen AI memungkinkan bisnis untuk:
Memberikan respons 24/7 tanpa menambah SDM
Menyelesaikan pertanyaan dasar secara otomatis
Meningkatkan produktivitas tim secara signifikan
Berbagai studi kasus menunjukkan hingga 80% pertanyaan pelanggan dapat ditangani oleh chatbot berbasis AI. Ini membuat tim manusia bisa fokus pada penanganan kasus kompleks dan strategi pertumbuhan.
Tren 3: Kreator dan AI Menjadi Penggerak Keputusan Belanja
Di 2026, peran kreator tidak lagi sebatas promosi. Kreator telah menjadi bagian dari mesin penjualan.
Dengan dukungan AI, kreator mampu:
Menangkap tren lebih cepat berbasis data
Mempersonalisasi konten sesuai segmen audiens
Menyesuaikan pesan untuk berbagai kanal dan format
Kolaborasi antara brand, kreator, dan teknologi AI menciptakan konten yang lebih relevan, cepat diproduksi, dan tepat sasaran. Bagi bisnis, ini berarti investasi pada konten dan kreator bukan lagi opsional, melainkan bagian inti dari strategi pemasaran.
Tren 4: Dominasi Video dan Live Commerce dalam Penjualan Digital
Tren 4: Dominasi Video dan Live Commerce dalam Penjualan Digital
Seiring meningkatnya konsumsi konten visual, format penjualan juga ikut berubah. Video pendek dan live commerce menjadi saluran utama dalam mendorong konversi.
Karakteristik utama model ini:
Visual, bukan teks panjang
Real-time dan interaktif
Mengandalkan kepercayaan dan engagement
Live commerce memungkinkan konsumen:
Melihat produk secara langsung
Bertanya dan menjawab secara real time
Merasakan pengalaman belanja yang lebih “manusiawi”
Bagi brand, ini berarti pendekatan penjualan harus semakin adaptif, cepat, dan berbasis konten visual yang kuat.
Tren 5: Cross-Border Commerce dan Pertumbuhan Ekonomi Halal
Tren 5: Cross-Border Commerce dan Pertumbuhan Ekonomi Halal
Digitalisasi membuka peluang besar untuk cross-border commerce, termasuk bagi produk lokal dan sektor ekonomi halal yang terus berkembang.
Asia Tenggara dan pasar global semakin terbuka berkat:
Sistem pembayaran digital lintas negara
Logistik yang lebih terintegrasi
Platform e-commerce yang mendukung ekspansi regional
Namun, peluang ini menuntut kesiapan strategis dari setiap bisnis:
Sistem operasional
Strategi konten dan positioning
Manajemen penjualan dan pemasaran digital
Bisnis yang membangun fondasi sejak sekarang akan lebih siap menembus pasar baru di 2026.
Kesimpulan: Adaptasi Digital Bukan Lagi Pilihan
Kelima tren di atas menunjukkan satu benang merah: adaptasi digital tidak lagi bersifat opsional. AI, conversational commerce, kreator, video, hingga ekspansi lintas negara adalah bagian dari ekosistem bisnis modern.
Brand dan UMKM yang mampu menyelaraskan strategi teknologi, konten, dan penjualan akan memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan tumbuh di tengah kompetisi digital yang semakin ketat.
Di Digifolium, kami percaya bahwa memahami tren saja tidak cukup—yang terpenting adalah mengeksekusinya dengan strategi yang tepat dan berbasis data.
Strategi Optimasi Iklan Shopee di Awal 2026 – digifolium.com. Memasuki tahun 2026, tantangan seller Shopee tidak lagi sekadar soal produk murah atau ikut campaign besar. Banyak toko justru mulai terasa “jalan di tempat” meskipun iklan terus aktif dan traffic terlihat ramai. Masalah utamanya sering kali bukan pada produk, tetapi pada cara kamu mengelola dan mengoptimasi iklan.
Di awal tahun, seller perlu menata ulang strategi iklan agar tidak hanya mengejar omzet jangka pendek, tapi juga membangun pertumbuhan yang lebih stabil dan terkontrol.
Fokuskan Iklan ke Produk yang Siap Digenjot
Kesalahan umum seller adalah menyalakan iklan ke terlalu banyak produk sekaligus. Di 2026, pendekatan ini justru membuat budget cepat habis tanpa hasil maksimal. Strategi yang lebih efektif adalah memfokuskan iklan pada produk dengan demand jelas, margin sehat, dan potensi repeat order.
Dengan fokus yang tepat, iklan Shopee tidak hanya mendatangkan klik, tapi juga penjualan yang konsisten.
Optimasi Struktur Campaign, Bukan Sekadar Naikkan Budget
Optimasi Struktur Campaign, Bukan Sekadar Naikkan Budget
Menambah budget iklan tanpa memperbaiki struktur campaign sering berujung pemborosan. Seller perlu memahami perbedaan fungsi iklan pencarian, iklan produk, dan iklan toko, lalu menyusunnya sesuai tujuan bisnis.
Optimasi ini mencakup pemilihan keyword yang relevan, pengaturan bidding yang realistis, serta pembagian campaign berdasarkan performa produk. Di titik ini, iklan mulai bekerja sebagai sistem, bukan sekadar alat promosi.
Pantau Performa Iklan Secara Rutin dan Berbasis Data
Pantau Performa Iklan Secara Rutin dan Berbasis Data
Iklan Shopee bersifat dinamis. Performa hari ini bisa sangat berbeda dengan minggu lalu. Karena itu, kamu perlu melakukan optimasi secara konsisten, bukan sesekali.
Perlu pemantauan rutin untuk melihat perubahan klik, konversi, dan efektivitas biaya.
Keputusan scaling yang tepat selalu lahir dari data, bukan dari feeling atau tebakan.
Scaling Harus Bertahap dan Terkontrol
Banyak seller tergoda menaikkan iklan besar-besaran ketika omzet mulai naik. Padahal, scaling yang terlalu agresif justru berisiko menurunkan ROAS dan mengacaukan cash flow. Di 2026, kamu perlu melakukan scaling secara bertahap, terukur, dan menyesuaikannya dengan kapasitas bisnis.
Delegasi Iklan agar Owner Bisa Fokus ke Strategi Besar
Saat omzet mulai membesar, mengelola iklan sendiri akan semakin menyita waktu dan energi. Owner berisiko menjadi bottleneck karena harus memantau performa, mengambil keputusan teknis, dan tetap mengurus operasional.
Di sinilah peran tim profesional menjadi penting.
Optimasi Iklan Shopee Lebih Terarah Bersama Digifolium
Optimasi Iklan Shopee Lebih Terarah Bersama Digifolium
Digifolium hadir sebagai jasa iklan Shopee profesional yang membantu seller mengelola dan mengoptimasi iklan secara fokus, berbasis data, dan sesuai tujuan bisnis. Tim kami menyusun strategi, melakukan monitoring harian, hingga menjalankan scaling yang aman tanpa membuat owner kewalahan.
👉 Jika kamu ingin iklan Shopee bekerja lebih efektif di 2026 dan omzet bertumbuh lebih stabil, saatnya delegasikan ke Digifolium.
Hubungi tim Digifolium sekarang dan mulai optimasi iklan dengan strategi yang tepat.
Tips Menyiapkan Toko Marketplace Sebelum Liburan Panjang – digifolium.com. Liburan akhir tahun seharusnya menjadi momen untuk beristirahat setelah menjalani aktivitas yang padat, termasuk kesibukan menemani anak ujian atau menyelesaikan berbagai pekerjaan menjelang pergantian tahun. Namun, bagi banyak seller marketplace, liburan justru sering menjadi sumber kekhawatiran baru.
Banyak pemilik toko online yang akhirnya tidak benar-benar bisa menikmati waktu libur karena masih memikirkan operasional toko. Mulai dari stok yang tiba-tiba habis, pelanggan yang komplain karena keterlambatan pengiriman, hingga performa toko yang menurun saat ditinggal hanya beberapa hari. Situasi ini sering membuat liburan terasa tidak tenang dan jauh dari kata “healing.”
Agar liburan tidak berantakan hanya karena urusan toko, penting untuk melakukan beberapa persiapan strategis. Artikel ini membahas langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan seller marketplace agar toko tetap stabil meski sedang ditinggal berlibur.
1. Rapikan dan Amankan Stok Sebelum Berangkat
Rapikan dan Amankan Stok Sebelum Berangkat
Stok merupakan salah satu faktor paling krusial di toko online. Kesalahan kecil seperti tidak sadar bahwa produk habis bisa berujung pada komplain, orderan yang batal, bahkan penurunan rating toko. Oleh karena itu, langkah pertama sebelum liburan adalah memastikan stok benar-benar aman.
Beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain:
✔ Cek produk yang rawan habis
Lihat riwayat penjualan 1–2 bulan terakhir. Produk yang paling cepat terjual harus diprioritaskan untuk dicek dan diisi ulang.
✔ Tambah stok untuk produk fast-moving
Jika ada produk yang selalu dibeli setiap hari, siapkan stok ekstra agar tidak habis saat Anda tidak memantau toko.
✔ Arsipkan produk yang mendekati out-of-stock
Daripada berisiko menerima pesanan yang tidak bisa dipenuhi, lebih baik sembunyikan sementara hingga kembali aktif berjualan.
Dengan stok yang aman, risiko komplain berkurang dan performa toko tetap stabil tanpa perlu terus-menerus mengecek notifikasi.
2. Atur Operasional Toko dengan Sistem yang Terstruktur
Atur Operasional Toko dengan Sistem yang Struktur
Selain stok, operasional harian toko juga perlu disesuaikan dengan jadwal liburan. Banyak seller yang kewalahan karena lupa mengatur jadwal pengiriman atau tidak memasang auto-reply, sehingga pelanggan merasa tidak mendapatkan respons.
Berikut langkah operasional yang wajib dilakukan:
✔ Pasang auto-reply di chat
Fitur ini membantu pelanggan memahami bahwa respons mungkin sedikit lebih lama. Jelaskan estimasi waktu balasan secara jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman.
✔ Sesuaikan jadwal pengiriman
Jika tidak bisa kirim setiap hari, atur jadwal agar pelanggan tahu kapan pesanan akan diproses. Konsistensi lebih baik dibanding memaksakan pengiriman yang berpotensi telat.
✔ Delegasikan tugas kecil
Jika memungkinkan, delegasikan tugas rutin seperti packing, cek stok, atau balas chat dasar kepada orang lain. Dengan cara ini, operasional tetap berjalan tanpa Anda harus ikut turun langsung selama liburan.
Operasional yang rapi membuat toko tetap terlihat profesional meski sedang ditinggal.
3. Siapkan Produk Fast-Moving dan Promo Tipis untuk Menjaga Traffic
Siapkan Produk Fast-Moving dan Promo Tipis untuk Menjaga Traffic
Liburan bukan berarti pembeli berhenti belanja. Justru di akhir tahun, banyak konsumen berbelanja untuk kebutuhan pribadi, hadiah, atau persiapan pergantian tahun. Itulah sebabnya penting untuk mempersiapkan strategi produk dan harga sebelum meninggalkan toko.
✔ Prioritaskan produk fast-moving
Produk yang pasti laku harus selalu dijaga ketersediaannya karena bisa terus mendatangkan order meski toko sedang ditinggal.
✔ Pertahankan harga stabil
Jangan tergoda menaikkan harga tiba-tiba hanya karena sedang liburan. Harga yang konsisten membantu menjaga performa toko.
✔ Berikan promo kecil untuk menjaga traffic
Tidak perlu diskon besar. Promo kecil seperti potongan tipis atau voucher cashback bisa meningkatkan klik dan membantu algoritma mempertahankan visibilitas toko.
Dengan persiapan ini, toko tetap aktif dan tidak kehilangan momentum penjualan.
4. Cara Liburan Tanpa Khawatir: Gunakan Layanan Optimasi & Iklan Marketplace
Cara Liburan Tanpa Khawatir: Gunakan Layanan Optimasi & Iklan Marketplace
Jika ingin liburan benar-benar tenang tanpa harus memikirkan apakah toko berjalan atau tidak, menggunakan layanan optimasi toko dan manajemen iklan bisa menjadi solusi paling efektif.
Digifolium menawarkan layanan lengkap untuk membantu menjaga performa toko meski ditinggal liburan. Dengan pengalaman menangani ribuan seller, tim Digifolium dapat membantu memastikan toko tetap:
– Stabil dari sisi operasional
– Konsisten dalam performa harian
– Iklan tetap berjalan dan teroptimasi
– Conversion rate meningkat meski Anda tidak memantau langsung
Tim profesional akan menangani berbagai aspek penting seperti riset harga, optimasi iklan, manajemen produk, hingga strategi promosi sehingga toko tetap “hidup,” meski Anda sedang rehat.
Liburan seharusnya menjadi waktu untuk mengisi ulang energi, bukan menambah beban pikiran. Dengan persiapan stok yang matang, operasional yang rapi, produk yang diprioritaskan, serta bantuan profesional dalam optimasi toko dan iklan marketplace, seller dapat menikmati liburan tanpa cemas.
Jika ingin memastikan toko tetap stabil meski ditinggal, pertimbangkan menggunakan layanan optimasi dan manajemen iklan marketplace Digifolium. Dengan dukungan tim yang berpengalaman, Anda bisa menikmati liburan dengan tenang sementara performa toko tetap berjalan optimal.
5 Jurus Wajib Seller Shopee & Tokopedia Hadapi Tahun 2026 – digifolium.com. Hai seller! Nggak kerasa ya, kita sudah mau say goodbye sama tahun 2025 dan siap-siap gas poll di tahun 2026! MinDi tau, setelah campaign Harbolnas yang gila-gilaan, kita semua butuh break. Tapi inget, di dunia marketplace, strategi nggak boleh cuti!
Masa transisi menuju awal tahun baru itu adalah waktu emas untuk Optimasi Total dan rapiin toko kamu. Kalau nggak siap, cuankamu bisa ambyar di bulan-bulan awal. Artikel ini, MinDi susun khusus buat kamu agar toko onlinekamu (baik di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, maupun Lazada) punya 5 Pilar Strategi Cuan yang kokoh. Yuk, kita bongkar apa saja yang harus kamu persiapkan!
Kenapa Sih Harus Repot-Repot Optimasi Awal Tahun 2026?
Kenapa Sih Harus Repot-Repot Optimasi Awal Tahun 2026?
Repot? Nggak dong! Setelah peak season, tantangannya beda, seller! Kamu harus siap menghadapi fluktuasi traffic dan campaign musiman yang padat (seperti Imlek/Valentine). Ini waktu yang pas untuk Optimasi Kinerja Iklan Tahun Lalu dan membuang boncos.
Seller yang sukses itu nggak cuma reaktifngikutincampaign, tapi proaktif menyusun pondasi cuan agar nggak kaget saat campaign dadakan datang. Jangan sampai cuan yang udah capek-capekkamu kumpulkan di akhir tahun, bablasgitu aja di awal tahun!
5 Pilar Strategi Cuan Anti Ambyar Wajib Gasspoll Tahun 2026
5 Pilar Strategi Cuan Anti Ambyar Wajib Gasspoll Tahun 2026
Pilar 1: Cek Iklan & Bersihin Kata Kunci Rugi
Seller, kamu harus tau: Data itu penting, dan boncosnggak boleh dibiarkan! Sekarang waktunya Optimasi Total semua campaign iklan 2025. Fokusnya:
Cari Hero Cuan: Cek iklan mana yang hasil penjualannya paling besar dari modal yang dikeluarkan. Angka itu wajib jadi patokan di 2026!
Bersihin Kata Kunci Rugi: Matikan kata kunci yang biayanya mahal tapi nggak pernah ada yang beli. Itu namanya Optimasi agar budgetnggak terbuang!
Rapiin Struktur: Susun ulang grup iklan kamu agar fokusnya jelas: mana yang buat nambah kunjungan dan mana yang buat cetak cuan!
Pilar 2: Optimasi Produk Hero & Rata-Rata Belanjaan
Cuannggak datang cuma dari satu produk, seller! Kamu harus lihat produk hero 2025 kamu: apakah dia masih potensial di 2026?
Cek Tren: Siapkan produk-produk baru yang sesuai tren 2026. Jangan stuck di produk lama!
Optimasi Rata-Rata Belanjaan: Ini senjata rahasia! Gabungkan produk baru dengan produk hero lama, atau buat paket hemat. Fitur seperti “Paket Diskon” dan “Kombo Hemat” wajib kamugas untuk menaikkan rata-rata belanjaan pembeli (AOV)! Lebih baik cuan banyak dalam satu keranjang, kan?
Pilar 3: Bangun Loyalitas Pelanggan (Bukan Sekedar Chat Fast Response)
Traffic iklan itu mahal, seller! Lebih baik kamu fokus mempertahankan pelanggan lama.
Chat Cepat: Pastikan tim customer servicekamu responsif. Ini kunci nggak cuma buat konversi, tapi juga after sales!
Voucher Khusus: Aktifkan voucher follower atau loyalty program. Beri reward ke pelanggan yang setia, biar mereka nggakpindah ke toko lain.
Main di Live & Konten: Kalau kamu main di TikTok Shop, konten live shopping harus udah terencana matang! Live itu nggak cuma jualan, tapi membangun bonding dengan pelanggan!
Pilar 4: Kesiapan Logistik Anti Ambyar dan Manajemen Stok
Strategi back-end yang ambyar bisa merusak cuanfront-end! Jangan anggap remeh!
Stok Buffer Aman: Pastikan stok aman untuk campaign mendadak. Jangan sampaikamukebanyakancancel order karena kehabisan stok! Nanti kena penalti lho!
Cek Kecepatan Pemasok:Optimasi kecepatan pemasokkamu setelah peak season. Komunikasi itu penting biar kamunggakzonk!
SOP Retur & Klaim Cepat:Review buruk di awal tahun karena klaim yang lambat bisa merusak image toko. Siapin tim untuk handle ini dengan cepat dan ramah!
Budget iklan di awal tahun harus pinterganti gigi, seller!
Budget Cadangan Q1: Siapkan budget cadangan untuk campaign dadakan dan untuk menguji kata kunci baru. Jangan gas semua di bulan Januari!
Mainkan Bidding:Kamu harus berani main bidding yang adaptif. Tahu kapan harus naikinbidding agar iklan kamu muncul, dan kapan harus turunin biar nggak boncos.
Keputusan Ada di Tanganmu: Ngulik Sendiri atau Gas Sama Ahlinya?
Ngulik Sendiri atau Gas Sama Ahlinya?
Seller, MinDi taungulik 5 pilar ini sendirian butuh waktu, energi, dan skill yang nggak sedikit. Kamu harus ngulik data 2025, mikirinbiddingreal-time, sampai ngurusin stok!
Waktu kamu sangat berharga! Jangan habiskan untuk trial and error yang berujung boncos!
JANGAN CUMA NGULIK SENDIRI! SAATNYA GAS CUAN BERSAMA AHLINYA!
MinDi dan Tim Digifolium siap all-out bantu kamu! Kami akan melakukan Optimasi Total pada iklan, strategi produk, dan biddingreal-timekamu! Fokus kamu hanya ngurusin produk, biar cuannya MinDi dan tim yang handle!
Pentingnya Optimasi Judul Produk di Shopee – digifolium.com. Halo, Seller! Pernahkah kamu merasa frustasi karena produkmu tenggelam di antara ribuan kompetitor? Kamu sudah upload foto bagus dan deskripsi lengkap, tapi traffic dan konversi tetap stagnan?
Faktanya, marketplace itu hanya memberikan kesempatan yang sama, tapi tanpa strategi khusus, kamu hanya akan tenggelam di kerumunan (perfect competition). MinDi tahu, kamu pasti nggak mau kan kalau produkmu cuma jadi silent item?
Kunci untuk memecahkan masalah ini ada di satu elemen fundamental: OPTIMASI JUDUL PRODUK.
Fungsi Krusial Judul Produk
Fungsi Krusial Judul Produk
Judul produk di Shopee punya dua peran utama yang tidak bisa kamu pisahkan. Kegagalan di salah satu peran ini akan membuat tokomu stuck di tempat!
Memastikan Produk Ditemukan (Traffic Organik)
Judulmu adalah “peta” bagi Algoritma Shopee. Jika judulmu tidak mengandung kata kunci yang relevan, produkmu tidak akan pernah ditemukan secara organik, seolah-olah kamu tidak ada di marketplace tersebut. Tanpa traffic, semua usahamu sia-sia, Seller!
Membangkitkan Minat dan Klik (Konversi/CTR)
Setelah produkmu muncul di hasil pencarian, judul adalah copywriting pertama yang dilihat oleh calon pembeli. Judul yang menarik, jelas, dan meyakinkan akan meningkatkan Click-Through Rate (CTR). Pembeli membayar untuk value, dan judul harus mencerminkan value tersebut agar mereka mau klik!
3 Jurus Jitu Optimasi Judul Produk
3 Jurus Jitu Optimasi Judul Produk
Untuk membuat judul yang disukai algoritma dan pembeli, kamu perlu menerapkan 3 jurus jitu ini:
Jurus 1: Research Keyword yang Tepat
Jangan gunakan kata kunci yang kamu kira benar, tapi gunakan kata kunci yang pembeli cari!
Prioritaskan Volume: Cari keyword dengan volume pencarian tinggi di kolom search suggestion Shopee.
Spesifik: Kombinasikan kata kunci umum dengan keyword yang sangat spesifik (niche). Ini membantu traffic organik yang lebih terkonversi.
Jurus 2: Formula Judul Winning Product
Struktur judul yang baik adalah kombinasi dari Spesifikasi, Benefit, dan Keyword Utama.
Stop Keyword Spam: Jangan mengulang-ulang kata kunci yang sama atau menumpuk keyword yang tidak relevan. Algoritma akan menilai judulmu buruk dan dapat menurunkan peringkat mu.
Jaga Konsistensi: Pastikan judulmu sesuai dengan foto dan deskripsi. Jika tidak, customer akan kecewa, meninggalkan toko, dan rating tokomu bisa turun.
Optimasikan Judul Produkmu di Shopee bersama Digifolium!
Optimasi judul produk bukan hanya soal menambahkan kata kunci—tetapi memastikan produkmu memiliki daya saing yang kuat di tengah traffic yang kompetitif. Dengan judul yang tepat, produk lebih mudah ditemukan, lebih sering diklik, dan memiliki peluang konversi yang jauh lebih tinggi. Sebaliknya, tanpa optimasi yang benar, produkmu akan terus tenggelam meski kualitasnya bagus.
Jika kamu ingin hasil yang lebih terarah dan konsisten, pendampingan profesional menjadi langkah yang bijak. Digifolium menawarkan layanan Optimasi Shopee yang membantu seller menyusun judul berdasarkan riset data, tren pencarian, hingga analisis kompetitor—bukan sekadar tebak-tebakan.
Mulai dari pemilihan keyword, penyusunan struktur judul, sampai evaluasi performa, semua dikerjakan secara sistematis untuk meningkatkan visibilitas dan potensi penjualanmu.
Ingin produkmu naik peringkat dan tidak lagi tenggelam di lautan kompetitor? Optimalkan judul produkmu bersama Digifolium dan rasakan perbedaannya!
Seperti halnya pada toko offline yang membutuhkan pelayan toko, begitupun dengan online shop yang berjalan lebih lancar jika dibantu oleh seorang admin. Posisi sebagai admin marketplace semakin sering ditemui seiring dengan bertambahnya pebisnis online yang perlu tambahan tenaga.
Jangan dibayangkan mudah karena prosesnya dilakukan secara online, tanggung jawab seorang admin tidak bisa diremehkan. Jika Anda tertarik menempati posisi tersebut atau bahkan merekrut, maka harus memperhatikan penjelasan lengkap berikut ini.
Admin Marketplace Adalah
Pertanyaan pertama yang muncul pastilah, apa itu admin marketplace? Tidak perlu sibuk mencari di kamus atau membuka ensiklopedia segala karena Anda bisa menemukannya di sini. Singkatnya, pengertian admin marketplace adalah seseorang yang mengelola platform jual beli online.
Admin bekerja di balik layar untuk memudahkan owner dalam menjalankan toko online yang ternyata tidak segampang yang dibayangkan. Terlebih, persaingan antara marketplace besar di Indonesia sangatlah ketat. Jika Anda sebagai owner, maka perlu seorang admin yang berkompeten.
Perlu diperhatikan bahwa admin yang mengurus marketplace berbeda dengan admin online shop. Seorang admin dari sebuah marketplace memiliki tanggung jawab lebih besar karena mengurus banyak penjual dan pembeli. Sedangkan admin online shop hanya mengurus sebuah toko tunggal.
Cara Menjadi Admin Marketplace
Sistem online memang memberikan kemudahan untuk menjalankan proses bisnis. Walaupun begitu, seorang admin yang dipercaya mengurus marketplace tetap harus memiliki kompetensi yang memadai.
Adapun 4 kualifikasi admin marketplace yang harus dipenuhi demi menunjang kinerja selama menjalankan tugas antara lain:
1. Ahli Basic Office
Pengelolaan data marketplace membutuhkan skill teknis yang bagus. Maka dari itu, seorang admin harus menguasai basic office yakni Microsoft Word dan Excel. Tidak mengherankan jika keahlian basic office selalu masuk sebagai persyaratan dalam lowongan admin marketplace.
2. Akrab dengan Berbagai Jenis Media Sosial
Media sosial memiliki peran yang penting bagi para pelaku bisnis online, baik untuk menginformasikan tentang produk terbaru maupun menjangkau lebih banyak pelanggan. Sebagai admin, Anda harus akrab dengan semua jenis media sosial.
Tujuannya untuk mengetahui kabar terbaru dan segala hal yang sedang masuk trending. Dengan begitu, komunikasi dengan customer dan feedback yang diberikan bisa relevan serta memuaskan.
3. Paham Sistem Transaksi Online
Selanjutnya, seorang admin marketplace harus memahami transaksi online karena sistem tersebut merupakan kunci utama dalam internet marketing. Sistem transaksi online meliputi pemesanan, pembayaran, pengiriman, pengecekan resi, hingga pengurusan invoice.
Adanya sistem transaksi online memudahkan dan mempercepat jalannya proses jual beli dalam sebuah marketplace. Semakin mahir seorang admin, maka lebih efisien waktu yang digunakan.
4. Kemampuan Literasi Digital yang Bagus
Memiliki kemampuan literasi digital merupakan kualifikasi admin marketplace Indonesia yang tidak boleh disepelekan. Literasi digital merujuk pada pemahaman dan keahlian untuk memanfaatkan media digital dan alat komunikasi demi mendapatkan output yang maksimal.
Seorang admin yang literasi digitalnya bagus, maka akan mampu menemukan informasi yang dibutuhkan, solusi yang tepat, membuat keputusan yang terbaik, dan menyelesaikan tugas dengan cepat.
Tugas & Pekerjaan Admin Marketplace
Sudah jelas bahwa cara kerja admin marketplace menggunakan sistem online untuk mengelola akun dan menjalin hubungan secara langsung dengan customer. Lebih rincinya, berikut tugas yang dijalankan oleh admin sebuah marketplace:
1. Menerima Pesanan yang Masuk
Sebuah marketplace pasti memiliki banyak pelanggan sehingga perlu dilayani satu per satu dengan baik. Setiap pesanan yang masuk harus direspons dan dicatat oleh admin agar tidak ada satupun yang terlewat.
Pencatatan setiap pesanan pelanggan juga memudahkan ketika akan menyusun laporan, mengecek ulang, dan melakukan evaluasi nantinya.
2. Mengatur Pesanan
Pesanan yang datang dalam jumlah banyak tentu perlu dikelola dengan cepat dan benar untuk menghindari kesalahan. Hal ini menjadi tugas seorang admin yang menuntut ketelitian, kegesitan, dan kejujuran sehingga customer puas dengan pelayanan yang mereka dapatkan.
3. Merespons Chat Pelanggan
Selanjutnya, tugas admin marketplace adalah merespons apa yang disampaikan oleh pelanggan, baik melalui chat maupun call. Admin harus memberikan penjelasan yang lengkap dan informatif jika pelanggan membutuhkan hal tersebut.
Selain itu, admin juga harus menjawab dengan sopan untuk setiap keluhan dan memberikan solusi terbaik untuk kendala yang dihadapi pelanggan.
4. Mengatur Promosi
Marketplace sangat akrab dengan berbagai jenis promosi menarik yang dapat dinikmati oleh semua customer. Pengaturan promosi tersebut menjadi tugas seorang admin marketplace sehingga berjalan lebih teratur.
Promosi yang dimaksud dapat berupa flash sale, cashback ekstra, dan gratis ongkos kirim ekstra. Tentu saja hal penting seperti periode promo dan ketentuan harus diatur dengan baik.
Jasa Admin Marketplace
Sudah umum diketahui bahwa berjualan di marketplace akan dikenai biaya admin atau layanan. Setiap platform jualan online pasti menerapkan tarif berbeda, namun rata-rata biaya admin marketplace tergantung dari tingkatan penjual. Semakin tinggi levelnya, tentu biaya semakin mahal.
Jika Anda membutuhkan SDM berkualitas untuk mengelola bisnis online, maka pertimbangkan untuk memakai jasa admin marketplace. Tim yang menangani sudah terbukti berpengalaman sehingga Anda bisa menghemat waktu sekaligus tenaga.
Apakah tertarik memanfaatkan jasa admin marketplace? Kalau begitu, percayakan pengembangan jualan online Anda ke Digifolium.com yang memiliki tim ahli untuk melakukan optimasi dan mengelola akun. Segalanya menjadi mudah dan Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi yang tersedia.
Iming-iming keuntungan besar dari membuka lapak di marketplace sangat menggiurkan. Faktor yang menentukan adalah setup toko dan optimasi toko dengan strategi yang tepat. Jika belum punya keahlian yang mumpuni, maka memanfaatkan jasa pembuatan akun marketplace adalah solusinya.
Jasa Pembuatan Akun Shopee
Shopee masuk dalam daftar marketplace besar yang selalu kebanjiran pembeli. Marketplace ini sangat gencar menayangkan iklan menarik dan menghibur untuk menggaet lebih banyak pelanggan. Peluang bagus untuk Anda yang ingin berbisnis online tanpa repot membuat website sendiri.
Saat membaca tutorial pembuatan toko sesuai panduan Shopee memang tampak mudah. Sayangnya, tidak semua orang bisa membuat toko online yang bagus dan menjanjikan. Jika Anda memilih jasa pembuatan akun marketplace Shopee, kelebihan yang didapat meliputi:
Toko online siap pakai yang sudah dilengkapi dengan foto profil dan banner terbaik;
Produk yang rapi terupload ke etalase toko tanpa membutuhkan waktu yang lama. Sebanyak apapun produknya, jasa pembuatan akun akan mengupload tanpa masalah. Jika dilakukan sendiri, butuh tools khusus yang mahal dan waktu yang tidak sebentar;
Optimasi foto dan keyword untuk melejitkan popularitas toko serta angka penjualan produk;
Support langsung apabila Anda mengalami kendala teknis.
Perlu diketahui bahwa Shopee menawarkan fitur gratis ongkir yang sangat diminati oleh pembeli. Sebagai seller, wajib menggunakan fitur tersebut agar pembeli betah berbelanja di toko Anda.
1. Jasa Pembuatan Akun Shopee Free Ongkir
Salah satu strategi berjualan di Shopee yaitu mengaktifkan fitur free ongkos kirim yang syaratnya hanya perlu upload foto selfie dengan KTP. Minimal belanja untuk menikmati fitur ini mulai dari 0 rupiah hingga 200 ribu rupiah.
Memesan akun Shopee gratis ongkos kirim ke jasa pembuatan akun sangat mudah dan aman. Anda dapat memesan lebih dari 1 akun dan biasanya mereka memberikan diskon jika memesan banyak sekaligus. Proses pembuatan sampai pengaktifan free ongkir hanya butuh sekitar 2 hari.
Jasa Pembuatan Akun Tokopedia
Tokopedia merupakan marketplace pilihan yang menawarkan banyak kelebihan. Beberapa di antaranya yang menguntungkan para seller yaitu tersedia fitur lengkap, pencairan saldo yang prosesnya cepat, dan tersedia opsi kurir yang banyak.
Memutuskan untuk memakai jasa SEO Tokopedia bagi Anda yang baru memulai bisnis maupun bagi yang sudah membuka toko online sangat direkomendasikan. Apa saja kelebihannya?
Produk dari toko Anda akan muncul di posisi teratas pada halaman hasil pencarian karena tim melakukan optimasi dengan strategi yang tepat dan efektif;
Produk dapat menjangkau lebih banyak pengguna Tokopedia;
Penjualan dapat meningkat dengan banyaknya pengguna yang membuka toko online Anda;
Pembuatan promosi dan optimasi Tokopedia Ads untuk menarik lebih banyak pembeli;
Tampilan foto produk yang diedit dengan pas sehingga menarik secara visual.
Dari segi harga, menyewa jasa untuk membuat dan mengoptimasi online shop di Tokopedia relatif terjangkau. Hasilnya pun cukup memuaskan karena ditangani oleh tim yang berpengalaman.
Jasa Pembuatan Akun Lazada
Lazada merupakan e-commerce besar di Asia Tenggara yang dipunyai oleh Alibaba Group. Sejak hadir di Indonesia tahun 2012, hingga kini Lazada terus menjadi pilihan bagi para seller yang tertarik dengan internet marketing.
Berjualan di marketplace terkemuka tentu harus memaksimalkan potensi besar yang ada. Cara paling ampuh adalah memilih jasa pembuatan akun marketplace Lazada sehingga toko Anda lebih menjanjikan untuk mendatangkan banyak cuan. Adapun kelebihan lain yang akan diperoleh, yakni:
Proses upload produk berjalan lebih cepat dan lancar walaupun jumlahnya banyak;
Status akun toko berkualitas dan terjamin sehingga kesempatan terbuka lebar untuk menarik banyak pembeli;
Kemudahan untuk meningkatkan level toko. Semakin tinggi level di Lazada, maka peluang untuk mendapatkan keuntungan yang besar semakin tinggi;
Optimasi akun yang dilakukan oleh tim profesional sehingga hasilnya terjamin lebih efektif;
Layanan konsultasi gratis dan support untuk melancarkan jalannya bisnis Anda di Tokopedia.
Jasa Pembuatan Akun Bukalapak
Satu lagi marketplace yang populer di Indonesia yaitu Bukalapak. Bagi para seller, fitur berbayar dengan harga terjangkau menjadi nilai plus tersendiri. Fitur tersebut sangat bermanfaat untuk menunjang bisnis online shop. Selain itu, seller juga lebih leluasa mengatur potongan harga.
Apabila Anda tertarik memakai jasa pembuatan akun untuk memaksimalkan penjualan di Bukalapak, maka jangan ragu untuk memulainya. Adapun keuntungan yang Anda peroleh antara lain:
Toko online yang lengkap dengan foto profil, banner dan deskripsi perkenalan yang informatif. Tampilannya pun user friendly dan menarik secara visual;
Upload foto produk yang prosesnya singkat, sekalipun jumlah produknya banyak;
Optimasi akun menggunakan berbagai strategi yang ampuh;
Proses pembuatan akun yang cepat dengan hasil yang maksimal;
Konsultasi dan support dari tim berpengalaman.
Penasaran di mana menemukan jasa pembuatan akun marketplace yang terbaik, bukan? Jawabannya hanya satu yakni Digifolium yang sudah sukses menangani berbagai jenis pebisnis, seperti UMKM, seller, dropshipper, dan reseller.
Pembuatan akun di marketplace besar merupakan layanan unggulan yang dapat diandalkan. Tim yang profesional siap melayani konsultasi, melakukan riset, mengoptimasi, hingga mengiklankan produk Anda di marketplace yang diinginkan. Langsung kunjungi Digifolium.com untuk info lengkap.
Jasa Iklan Shopee – digifolium.com. Di era digital ini, berbelanja secara online telah menjadi kegiatan sehari-hari bagi banyak orang. Dari kebutuhan sehari-hari hingga barang-barang mewah, semua dapat ditemukan dengan mudah di platform belanja online seperti Shopee. Sebagai salah satu platform e-commerce terbesar di Asia Tenggara, Shopee telah berhasil menyediakan berbagai produk yang memenuhi kebutuhan konsumen mulai dari elektronik, pakaian, makanan, kecantikan, hingga peralatan rumah tangga.
Salah satu keunggulan utama Shopee adalah variasi produk yang luas. Dengan ribuan penjual yang terdaftar di platform ini, pengguna dapat menemukan berbagai pilihan produk dengan harga yang kompetitif. Mulai dari merek internasional hingga merek lokal, semua dapat ditemukan di Shopee Mall, yang menawarkan produk-produk dari brand resmi dengan jaminan kualitas.
Selain itu, Shopee juga menawarkan fitur-fitur inovatif yang mempermudah pengguna dalam berbelanja. ShopeePay, misalnya, adalah sistem pembayaran yang aman dan nyaman, memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan cepat dan mudah. Selain itu, fitur Shopee Live memungkinkan pengguna untuk melihat live streaming produk secara langsung, sementara Shopee Feed memungkinkan mereka untuk berbagi konten dan mendapatkan rekomendasi produk yang disesuaikan dengan minat mereka.
Visi Shopee untuk memperluas jangkauan perdagangan elektronik di Asia Tenggara telah membawa dampak positif bagi jutaan pengguna di wilayah ini. Dengan terus meningkatkan layanan dan menyediakan pengalaman belanja online yang lebih baik, Shopee telah menjadi salah satu destinasi utama bagi para pembeli online di Asia Tenggara.
Namun, di tengah persaingan yang semakin ketat di dunia e-commerce, para pebisnis online perlu mengambil langkah ekstra untuk mempromosikan produk mereka. Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah melalui Jasa Iklan Shopee. Dengan menggunakan jasa iklan Shopee, para pebisnis dapat meningkatkan visibilitas produk mereka, menjangkau audiens yang lebih luas, dan meningkatkan penjualan secara signifikan.
Strategi Iklan Shopee
Peluang mendapatkan omset yang tinggi, terbuka lebar bagi para pebisnis online yang menjual barang di marketplace terkemuka seperti Shopee. Pada tahun 2017 lalu, Shopee meluncurkan fitur iklan berbayar alias Shopee MyAds untuk memperbesar peluang tersebut.
Terdapat 3 jenis iklan yang bisa dimanfaatkan dengan optimal oleh para seller, antara lain:
1. Iklan Toko
Disebut dengan iklan toko karena iklan yang ditampilkan berupa informasi singkat tentang toko online, yakni foto profil dan nama online shop. Iklan toko terletak pada bagian atas dari halaman hasil pencarian sehingga pembeli akan langsung diarahkan ke halaman toko Anda.
Dengan menggunakan strategi iklan ini, popularitas online shop berpeluang besar mengalami peningkatan. Semakin sering pengguna melihat toko Anda, maka semakin tinggi kemungkinan mereka untuk membeli produk.
2. Iklan Produk Serupa
Jika ingin lebih spesifik menyasar calon pembeli, maka gunakan jenis iklan produk serupa. Jenis iklan ini akan menampilkan produk di halaman rekomendasi pengguna Shopee yang tertarik pada produk yang sama atau serupa dalam jangka waktu 30 hari.
3. Iklan Kata Kunci
Selanjutnya, iklan kata kunci merupakan jenis strategi iklan yang paling populer digunakan oleh seller Shopee. Jika menggunakan jasa iklan Shopee untuk melakukan optimasi kata kunci, maka produk yang Anda jual selalu langsung terlihat di halaman pertama dari hasil pencarian.
Cara Menghitung Biaya Iklan di Shopee
Shopee menawarkan fitur biaya per klik untuk memaksimalkan penjualan para seller yang menggelar lapak di marketplace tersebut. Bagaimana cara menghitung biaya per klik Shopee? Sederhana saja sebenarnya. Terlebih dahulu, Anda harus mengetahui nilai profit dan tingkat konversi.
Gambaran penghitungannya seperti ini:
1. Menghitung Profit Kotor
Misal, Anda sebagai reseller membeli produk dari supplier seharga Rp200 ribu. Produk tersebut kemudian dijual dengan harga Rp250 ribu. Sudah jelas bahwa profit kotor yang dihasilkan sebesar Rp50 ribu.
2. Menghitung Tingkat Konversi
Lanjut dengan menghitung berapa tingkat konversinya. Berikut langkah-langkahnya:
Login ke akun Shopee;
Pilih menu “Seller Center” lalu pilih menu “Bisnis Saya”;
Setelah itu pada bagian produk, tekan opsi “Performa”;
Berikutnya, tekan opsi “Periode Data” lalu pilih periodenya, misal pakai saja periode data 30 hari sebelumnya;
Setelah itu, pilih “Kriteria” lalu centang opsi “Tingkat Konversi”;
Kemudian, pilih produk yang ingin dipromosikan;
Shopee akan menampilkan tingkat konversi dalam persen. Contoh cara membacanya, tingkat konversi 1% berarti sebanyak 100 kunjungan, ada 1 orang yang membeli. Tingkat konversi 4% berarti sebanyak 400 kunjungan, ada 4 pembeli;
Jika ternyata produk Anda belum laku sama sekali, maka sebaiknya pilih tingkat konversi 2% saja.
3. Menghitung Biaya Iklan
Sekarang, saatnya menggunakan rumus profit barang x tingkat konversi. Masukkan angka-angkanya sehingga menjadi:
Rp50.000 (profit) x 2% (tingkat konversi)
Rp50.000 x 0,02 = Rp1.000
Maka, biaya iklan Shopee per klik sebesar Rp1.000.
Berapa Biaya Pasang Iklan di Shopee?
Tidak salah memanfaatkan jasa iklan di Shopee agar proses promosi produk lebih terkendali karena ditangani pihak yang sudah ahli. Namun sebagai seller, Anda juga perlu mengetahui biaya untuk mengiklankan produk di marketplace tersebut.
Shopee menegaskan bahwa pemasangan iklan tidak menyedot uang sepanjang pembeli tidak mengklik. Jika pembeli mengklik iklan tersebut, maka barulah Anda harus membayar.
Pengalaman Iklan di Shopee
Banyak seller yang terbantu dengan fitur iklan yang diluncurkan oleh Shopee. Sebab, seller diberi hak untuk mengatur budget iklan. Cara yang bisa Anda tiru untuk memaksimalkan iklan di Shopee, yakni:
Apabila modal masih minim dan belum yakin dengan efektivitas iklan, maka pakai biaya per klik yang paling rendah. Amati peringkat iklan selama seminggu untuk menentukan apakah biaya per klik layak ditingkatkan atau tidak;
Jika sudah yakin dan ingin meningkatkan jumlah view iklan, maka pilih biaya per klik yang direkomendasikan;
Sadari berapa modal yang dimiliki. Jika hanya punya Rp40 ribu, maka pasang nominal tersebut sebagai modal iklan harian. Nantinya, Shopee akan memberhentikan tampilan ikan jika modal Rp40 ribu habis terpakai dalam 1 hari.
Jasa Iklan Marketplace
Semakin banyak menarik peminat, sebenarnya apa keuntungan menggunakan jasa iklan Shopee?
Jasa Iklan Shopee menjadi penting karena dalam era digital yang semakin berkembang pesat. Sebagai contoh, pada kuartal pertama tahun 2021, Shopee mencatatkan lebih dari 700 juta kunjungan bulanan di seluruh platformnya.
Dengan menggunakan jasa iklan Shopee, pelaku bisnis online bisa menjangkau lebih banyak audiens, menarik perhatian calon pembeli, meningkatkan brand awareness, meningkatkan jumlah pengunjung dan pembeli, serta meningkatkan penjualan secara signifikan.
Menggunakan jasa iklan Shopee juga memungkinkan para pelaku bisnis online untuk memantau dan mengukur kinerja iklan secara real time.
Selain itu, Shopee juga menyediakan berbagai jenis iklan seperti Shopee Ads, Shopee Live, dan Shopee Feed yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing pelaku bisnis online.
Dengan begitu, para pebisnis online dapat menyesuaikan strategi pemasaran mereka dengan lebih cepat dan efektif agar dapat mencapai tujuan bisnis mereka dengan lebih optimal.
Singkatnya sebagai berikut:
Lebih mudah dan spesifik dalam menargetkan pelanggan;
Tersedia insight yang akurat dan real time untuk mengukur keberhasilan iklan;
Pengaturan budget iklan lebih fleksibel;
Tersedia pilihan format iklan sesuai kebutuhan.
Digifolium, Jasa Pasang Iklan di Shopee
Bertebaran penyedia jasa di luar sana, namun pilihan jasa kelola Shopee dan pasang iklan terbaik tetap jatuh pada Digifolium. Didukung oleh tim yang profesional, iklan produk Anda di marketplace akan berpeluang besar untuk berhasil meningkatkan angka penjualan.
Digifolium berfokus pada layanan optimasi dan jasa kelola marketplace yang dapat membantu banyak orang untuk berjualan di marketplace.
Bagi seller yang sudah lama membuka online shop maupun seller pemula, memanfaatkan jasa iklan Shopee yang dikelola oleh Digifolium.com adalah cara paling efektif. Jangan ragu untuk berkonsultasi agar tim mengetahui strategi terbaik untuk kebutuhan bisnis online Anda.
[INSERT_ELEMENTOR id=”530″]
Alamat Kantor
Digifolium
Jl. Nitipuran No.89, Sonosewu, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 ( Klik langsung menuju lokasi )