
Udah Keluarin Budget Jutaan Untuk Iklan, Tapi Order Gak Sesuai Harapan?
Mungkin Inilah Masalah yang Tidak Disadari Banyak Para Bisnis Owner!

Banyak pemilik bisnis mulai beriklan dengan harapan besar: order naik, omset meledak.
Tapi kenyataannya… justru malah bingung dan kecewa. Biaya terus keluar, hasilnya gak sebanding. Padahal masalahnya seringkali bukan di produknya. Tapi di strateginya — mulai dari cara targeting, konten iklan, sampai alur pembelian di toko yang gak dikawal dengan baik. Kalau terus dibiarkan, bukan cuma rugi waktu dan uang… Tapi juga bisa bikin lelah mental, kehilangan semangat, bahkan ragu sama bisnis sendiri. Padahal semua itu bisa diperbaiki — asal punya analisa dan tim yang tepat untuk bantu melihat gambaran besarnya.
Coba Cek, Apakah Saat Ini Anda Mengalami Hal Ini?
- Iklan sudah jalan, tapi ROAS selalu mentok di bawah 2–3
- Biaya iklan makin besar, tapi performa toko jalan di tempat
- Bingung harus mulai dari mana untuk riset produk & strategi iklan
- Tampilan toko seadanya, gak bikin calon pembeli tertarik klik
- Sudah pernah pakai jasa optimasi, tapi hasilnya nihil
- Kompetitor makin agresif, sementara toko Anda tertinggal
Jika beberapa hal di atas mulai terasa, itu tanda bahwa strategi toko Anda perlu dievaluasi.
Tenang, Anda tidak sendirian — banyak brand lain juga pernah ada di titik ini.
Yang penting sekarang: mau bertahan seperti ini, atau siap dibantu naik level?

Study Case Klien Digifolium
Tumbuh dari 1 Juta hingga 50 Juta
Sebelum dioptimalkan, iklan klien hanya menghasilkan omzet sekitar Rp1,5 juta dari biaya iklan sebesar Rp430 ribu (ROAS: 3,49).
Setelah strategi kami diterapkan, performa meningkat bertahap—dari omzet Rp19,3 juta dengan biaya iklan Rp3,3 juta (ROAS: 5,85 ), hingga tembus Rp37,8 juta hanya dengan Rp5,6 juta iklan (ROAS: 6,75 ).
Hasil ini menunjukkan bahwa bukan hanya soal mengeluarkan lebih banyak budget, tapi tentang mengalokasikan iklan secara tepat agar bisa menghasilkan penjualan maksimal.
Sebelum dioptimasi, performa iklan klien hanya menghasilkan omzet sekitar Rp1,5 juta dari biaya Rp430 ribu (ROAS ± 3,49). Setelah strategi kami diterapkan, omzet melonjak hingga Rp37,8 juta dengan biaya iklan Rp5,6 juta (ROAS 6,75)—membuktikan bahwa peningkatan performa bukan soal menambah budget, tapi bagaimana iklan dialokasikan secara tepat untuk hasil maksimal.

Study Case Klien Digifolium#2
Brand A Tumbuh dari Puluhan Menjadi Ratusan Juta
Awalnya omzet brand hanya 50-an juta dibulan-bulan sebelumnya.
Setelah berpartner bersama Digifolium, omzet mampu tumbuh ke 200-300juta/bulan.
Sampai sekarang, masih kami bersamai untuk membentuk target rekor baru per bulannya.
Kenapa Banyak Brand UMKM/Bisnis Owner Beralih ke Digifolium?

Riset Pasar Mendalam
Kami analisis data pasar, tren pembeli, dan strategi kompetitor agar Anda bisa bersaing lebih efektif—bukan sekadar ikut-ikutan jualan.

Konsultasi & Pendampingan Personal
Tim kami siap berdiskusi dan menyesuaikan strategi sesuai kondisi bisnis Anda. Responsif, fleksibel, dan mengerti kebutuhan Anda.

Optimasi Produk dan Toko
Kami bantu membuat produk Anda lebih mudah ditemukan dan toko tampil lebih profesional & meyakinkan, sehingga konversi meningkat.

Analisis Data Penjualan
Bukan cuma laporan, tapi evaluasi menyeluruh untuk tahu apa yang efektif dan mana yang harus diubah—agar keputusan Anda berbasis data, bukan asumsi.

Strategi & Iklan yang Tepat Sasaran
Kami tidak asal tembak. Mulai dari penargetan yang akurat, format iklan, hingga alokasi budget disusun untuk menghindari boncos dan memaksimalkan profit.
Ribuan UMKM Telah Mempercayakan Pertumbuhan Tokonya kepada Digifolium
0
++
Tahun Pengalaman
0
+
Klien
0
+
Toko Teroptimasi
Bersama Digifolium, Anda tidak hanya “beriklan”. Anda sedang membangun strategi penjualan yang scalable dan berkelanjutan, agar setiap langkah pemasaran menghasilkan hasil maksimal dan bertahan lama.
Bangun Tim Sendiri = Biaya Tinggi & Risiko Operasional
Membangun tim sendiri memang ideal, tapi biaya dan risikonya sering tak terduga.
Untuk kelola 1–3 toko di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, atau TikTok Shop, Anda butuh tim minimal 3 orang, perangkat kerja, internet dan operasional bulanan lainnya yang tidak sedikit.
Perkiraan Biaya yang Harus Disiapkan:
Biaya Karyawan:
- Rekrut Desainer In-house: Rp 4.000.000
- Rekrut Advertiser: Rp 4.000.000
- Pembelian Handphone untuk Operasional: Rp 2.000.000
- Pengadaan 3 Unit Komputer/laptop: Rp 9.000.000
- Beban Listrik Bulanan: Rp 500.000
- Biaya Internet Bulanan: Rp 500.000
- Sewa Kantor/bulan: Rp 3.000.000
Total: Rp 26.000.000+ / bulan
Itu belum termasuk waktu, tenaga, trial-error, dan risiko performa tim yang belum tentu sesuai ekspektasi.
Mulai dari Rp 3.000.000 bersama Digifolium, Anda dapat:
- Dukungan tim ahli berpengalaman yang telah sukses kelola ribuan toko online
- Strategi iklan dan optimasi produk yang terukur untuk meningkatkan penjualan nyata
- Laporan rutin transparan lengkap dengan rekomendasi perbaikan agar hasil makin maksimal
Semua ini dirancang untuk menghemat waktu, tenaga, dan biaya Anda — sehingga bisnis Anda bisa fokus tumbuh tanpa ribet!
Kami ingin bekerja dengan bisnis yang siap tumbuh dan serius mengelola iklan dengan tepat.
Layanan ini paling cocok untuk Anda yang:
- Seller aktif di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, atau TikTok Shop
- Pernah coba beriklan tapi belum dapat hasil yang maksimal
- Memiliki produk sendiri yang siap dipasarkan (bukan dropship mentah)
- Komitmen untuk terus evaluasi dan optimasi performa iklan
🚫 Kalau Anda:
- Baru mulai jualan dan belum punya toko aktif
- Mengharapkan hasil instan tanpa proses dan usaha
- Penjual afiliasi atau hanya jualan di Facebook Marketplace
- Belum siap mengalokasikan anggaran iklan secara konsisten
Maka layanan ini mungkin belum tepat untuk saat ini. Kami ingin memastikan investasi Anda benar-benar memberikan hasil terbaik.
🔥 Stop Buang-Buang Duit Iklan!
Kalau iklan Anda belum juga membuahkan hasil, ini saatnya berbenah. Konsultasi GRATIS dengan tim Digifolium akan bantu Anda temukan strategi iklan yang tepat dan efektif.
⏳ Slot terbatas, jangan sampai melewatkan kesempatan emas ini!